Home » » KLB Nostalgic Culinary Rute Gambir Yogyakarta PP

KLB Nostalgic Culinary Rute Gambir Yogyakarta PP

Dalam Rangka HUT KAI ke 78 KAI menjalankan KLB Nostalgic Culinary Rute Gambir Yogyakarta pp. PT KAI mengadirkan kembali suasana kereta ekonomi zaman dulu yang sering menjadi teman perjalanan kita. Perjalanan yang lama, suasana dalam kereta yang panas, banyak pedagang asongan, pengamen, tukang sapu, penjual kipas, berbagai aneka barang dan makanan yang dijual. Ada yang kangen suasana seperti jaman dahulu? berarti kita sudah tua. hehehe.

Kereta api Luar Biasa (KLB) Nostalgic Culinary rute Gambir - Yogyakarta keberangkatan Jumat (29/9) dan Stasiun Bekasi, Cikarang, Jatibarang, Cirebon, Bumiayu, Purwokerto, Kroya, Kutoarjo, Wates, dan Yogyakarta.

Untuk KLB rute Yogyakarta - Gambir dengan keberangkatan Sabtu (30/9) berhenti di Stasiun Wates, Kutoarjo, Kroya, Purwokerto, Bumiayu, Cirebon, Jatibarang, Cikarang, Bekasi, Jatinegara, dan Gambir.

Penumpang  KLB Nostalgic Culinary dapat menikmati berbagai makanan, minuman, dan jajanan khas daerah seperti nasi pecel, nasi rames, tahu gejrot, mendoan, lanting, dan lain-lain dengan hanya membayar Rp 2.000 - 7.800.



 


Suasana masa lalu juga semakin kental dengan pakaian yang dikenakan prama-prami KLB Nostalgic Culinary yang mengenakan pakaian tematik “pedagang asongan” namun tetap rapi, bersih, dan sopan.

Yang bikin merinding adalah ketika, Selepas Stasiun Gambir dari jauh terdengar suara ‘Cangcimen cangcimen’, ‘yang aus yang aus’, ‘koran koran’. Untung tidak menghadirkan copet didalam kereta KLB tersebut Kedepannya mungkin bisa menghadirkan pengamen dan orang yang bawa barangkarung, bawa beras dll.